| novel padang ilalang di belakang rumah |
| novel sebuah lorong di kotaku |
| novel padang ilalang di belakang rumah |
| novel sebuah lorong di kotaku |
catatan ini mengenai salah satu mata kuliahku di teknik lingkungan.
Mengapa kami perlu belajar manajemen proyek???
Karena menurutku untuk mahasiswa teknik tentunya suatu saat atau mungkin suatu saat akan mempunyai rencana untuk menjadi pelaksana suatu proyek maupun menjadi user nya.
Pernahkah kalian membayangkan bagaimana dulu proses pembangunan candi Borobudur pada saat dinasti syailendra memerintah di kerajaan mataram kuno? Apakah bisa dibayangkan berapa orang yang dikerahkan dan lamanya waktu yang dibutuhkan untuk membangun candi ini. Kalau zaman sekarang ini pembangunan candi Borobudur itu bisa disebut sebagai proyek berskala besar (large scale project). Sekarang pertanyaanya apa yang dimaksud dengan proyek?
Pengertian proyek dapat dilihat dari aspek tujuan, siklus hidup, kompleksitas, keunikan, dan konflik sumber daya yang terjadi.
2. Pengertian manajemen proyek
Menurut buku karangan dari bapak budi santosa salah satu dosen di institute teknologi sepuluh nopember dikatakan bahwa manajemen proyek adalah kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan dan mengendalikan sumberdaya organisasi perusahaan untuk mencapai tujuan tertentu dalam waktu tertentu dengan sumber daya tertentu.
3. Macam-macam proyek
Proyek ini biasanya berupa pengeluaran biaya untuk pembebasan tanah, pembelian peralatan, pemasangan fasilitas, dan konstruksi gedung.
Yaitu berupa penemuan produk baru, temuan alat baru, atau penelitian mengenai ditemukannya bibit unggul untuk suatu tanaman.
Proyek ini biasanya sering muncul di suatu instansi atau perusahaan. Proyek ini bisa berupa:
1) Perancangan struktur organisasi
2) Pembuatan sistem informasi manajemen
3) Pemberian training mengenai suatu metoda tertentu
4) Peningkatan produktivitas perusahaan
4. Timbulnya ide proyek
Timbulnya ide proyek diantaranya bisa berasal dari:
5. Siklus hidup proyek
Siklus hidup proyek adalah tahap-tahap ang mempunyai pola-pola tertentu yang dilalui oleh suatu proyek. Secara garis besar tahap-tahap proyek dapat dibagi menjadi: tahap konsepsi, tahap pendefenisian, tahap akuisisi, dan tahap operasi.
Tahap konsepsi meliputi 2 bagian yaitu inisiasi proyek dan kelayakan.
1) Inisisasi proyek
Inisiasi adalah titik dimana suatu ide tentang proyek lahir. Bayak user yang memiliki masalah dalam mengemukakan masalah yang mereka hadapi sehingga perlu dilakukan pengklarifikasian terhadap masalah kemudian mempertimbangkan solusinya.
2) Kelayakan proyek
Kelayakan adalah proses investigasi terhadap masalah dan mengembangkan solusi secara lebihdetail apakah penyelesaian masalaha itu cukup menguntungan secara ekonomis danermanfaat.
Tahap pendefinisaian dalam siklus hidup proyek akan meliputi kegiatan: penyiapan rencana proyek secara detail dan penentuan spesifikasi proyek secara rinci. Pembuatan rencana proyek biasanya akan dilakukan oleh tim proyek dibawah koordinasi dan pengawasan seorsng manajer proyek.
Pada tahap ini tidak ada lagi campur tangan dari user, sehingga semua urusan menjadi milik kontraktor. Yang tercakup pada tahap iini adalah : desain, pengembangan, pengadaan, konstruksi/produksi, pelaksanaan.
Setelah hasil proyek diserahkan ke user maka proyek dianggap telah selesai. Selanjutnya user akan mengoperasikan hasil proyek tersebut.
Catatan pada tahap ini bahwa keterlibatan kontraktor pada tahap operasi ini adalah tergantung dengan jenis proyek yang sudah dilaksanakan. Bisa saja keterlibatan kontraktor akan terus berlanjut dalam rangka evaluasi sistem atau produk yang dibuat atau pemeliharaannya.


